Friday, August 21, 2009
Bukan kandang kambing
Monday, August 17, 2009
Misteri, fenomena, ataukah Magic...who knows, no one knows...
Sebenarnya ini adalah suatu kelanjutan dari percakapan saya denga adik ipar saya yang sangat misterius itu. Yang dia sangkakan memasak tumis saus tiram, resep yang dia contek ternyata adalah resep cap jay (nyontek ae pancet salah...).
Saya tidak faham apakah, ini merupakan ke jeniusan dari adik ipar saya yang terpendam ataukah salah satu fenomena alam lagi, atau adik ipar saya tersubut mempunyai ilmu magic yang sangat tinggi tinggi sekali...kiri kanan kulihat saja banyak pohon cemara..lala.
Coba anda bayangkan, memasak tumis saus tiram dengan mengikuti resep cap jay yang hasilnya menjadi sayur asem. Wwaaaahhh... saya salut sekali, bahkan Dedi Corbuzier atau malah David Copperfield pun belum tentu mampu menandingi ilmu dari adik ipar saya itu.
Kalo adik ipar saya itu ikutan kuis “the Master” yang di tipi-tipi, saya yakin 108.675238872% bahwa dia akan menang.
Mistery tetap berlanjut..
Percakapan yang terjadi antara aku mbek adik ipar saya tentang "MISTERY MASAKAN WIDA"
Wida
hahaha
mas aku lak masak tumis saos tiram tah
trus dimakan ama adekmu
jarene
"enak mom, koyok sayur asem"
ck ck ck ck
"koyok sayur asem tapi kurang asem sitik mom"
15:49Adi
WAHAHAHAHAHAHAHAAHAHA
15:49Wida
wih wih wih
kejam
15:49Adi
WAHAHAHAHAHAHAHA
15:49Wida
"wenak mom tapi mom, asem sitik maneh wis enak iki"
wih wih wih
haduuhhh
itu loh tumis saos tirammm
mana ada asem2nya coba?
15:50Adi
d terus terus no..hahaha..
15:50Wida
dengan percakapan tersebut diatas sebagai bukti, saya menjadi semakin yakin bahwa terkadang ada hal-hal yang d dunia ini yang tidak dapat di capai oleh akal pikiran manusia, yang kita bisa lakukan hanyalah pasrah dan nerimo kenyataan atau takdir yang d tetapkan kepada kita. seperti contoh di atas, walaupun adik ipar saya, Wida, berusaha dengan segenap tenaga untuk memasak tumis saos tiram, takdir mengatakan lain, suaminya, yang dalam hal ini kebetulan adik saya, bagas, mengira bahwa sang istri memasak sayur asem. dari situ kita bisa mengobservasi, bahwa "tumis saos tiram" mungkin saja berubah menjadi "sayur asem yang kurang asem", jika takdir menghendaki demikian. Dan sang suami, adik saya, bagas, harus bisa pasrah dan menerima takdir tersebut, kalo enggak, bakalan gak d masakain lagi...heheh
Apakah perlu di bentuk TPFMMW (Tim Penyelidik Fenomena Masakan Mbak Wida) yang baru untuk menyelidiki fenomena ini....kita lihat saja nanti...
Sunday, June 28, 2009
Comical Love
I would paint the earth in red
And paint the moon in blue
Just trying to make them match
Match with your brand new shoes
I would re arrange the stars
And write your name
They sure are pretty as they are
But they might not be the same
Flying high to the sky
Don’t be afraid and don’t be shy
the miracle is in your eyes
It might be sound comical,
the feeling inside is natural
It’s real, and it’s not artificial
And it’s not only superficial
I will carve you a mountain
then shape it like a heart
I’ll add it with a fountain
And that’s not even the hardest part
Holding this feeling inside
Every day, every night, oh yes it’s hard
I tried to run and I tried to hide
But the more I hold the more it tearing me apart
By Adisur 290509
Sunday, May 31, 2009
You always one laughter away from the tears
When sadness come to suck you in
When the sorrow tried to trap you in
You always smile and never give in
You always one laughter away from the tears
When you fall and you hurt your knees
When the blood pouring down your tees
You just laugh and laugh like sea breeze
You always one laughter away from the tears
When you feel everyone just turn around
And you think that they all left you behind
You always strong with your conscious mind
You always one laughter away from the tears
Please don’t wipe away your face of smile
Let it shine through a thousand miles
Even with all the sadness you compile
You always one laughter away from the tears
By Adisur 270509
Monday, May 25, 2009
Black, Dark, and Empty
Second by second, and minute by minuteDays turn to weeks and months turn to eternity
Will this ever stop, the never ending pursuit?
To find the answer and fulfil my curiosity
I’m like a fish swimming in the empty ocean
With nowhere to go and no one to know
Just swimming around without emotion
Going deeper and deeper in the water below
Emptiness is my family, darkness is my friend,
The colour of my heart is black as starless sky
This long road I walk seem without end
When will all this finish, will it finish before I die
Give me light, oh my mighty God
Show me the way to find the answer
Before my heart pumping of no more blood
I beg you; I bend my knee and put my head lower
By AdiSur 25052009
Thursday, May 21, 2009
Pengingat 2
"Jiwa datang dan pergi, di tinggal dan meninggalkan
Hanya ke ikhlasan yang membentengi rumah hati yang tengah rapuh
Serahkan semua kepada Ilahi, Sang Pencipta dan Sang Pencabut
Hanya kepada-Nya-lah jiwa akan kembali."
Semoga yang ditinggal, mendapat keikhlasan dan ketenangan, dan yang meninggalkan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya.... Amin
