Friday, August 21, 2009

Bukan kandang kambing

Kejadian ini terjadi waktu mahasiswa mau akan menjadikan suatu kegiatan yang menyebabkan terjadinya suatu kebutuhan untuk menyewa tenda tentara. Nama semua tokoh dan universitas demi terjadinya suatu keamanan maka saya jadikan kesamaran.
para mahasiswa dengan mobil kijang sport warna merah meluncur dari kampus menuju markas angkatan *tiiiit(sensor)* untuk menyewa tenda tentara, sesampainya di pintu gerbang pangkalan angkatan *tiiiit(sensor)*:
Mahasiswa 1: (membuka kaca jendela) Selamat pagi pak.
Pejaga 1: Pagi, ada keperluan apa dik?
Mahasiswa 1: kami dari *tiiiiiiiiiit(sensor)* mau menyewa tenda pak untuk acara orientasi.
Penjaga 1: (sambil melongok ke dalam mobil)...(MARAH) KALIAN INI MAHASISWA DATANG KE MARKAS ANGKATAN *tiiiit(sensor lagi)*. KOK PAKEK SANDAL. KALIAN KIRA INI KANDANG KAMBING?
Mahasiswa 6: (dari bangku paling blakang) Lho bukan toh.. berarti kita salah alamat.....
Setelah kena damprat habis2an para mahasiswa pun pulang dengan tangan hampa.
Moral dari cerita di atas, bahwa markas tentara bukanlah kandang kambing, jadi jangan kesana pake sandal....maaf pak tentara, bukan maksud hati menghina/melecehkan bapak, cuman pake sandal memang lebih nyantai..

Monday, August 17, 2009

Misteri, fenomena, ataukah Magic...who knows, no one knows...

Sebenarnya ini adalah suatu kelanjutan dari percakapan saya denga adik ipar saya yang sangat misterius itu. Yang dia sangkakan memasak tumis saus tiram, resep yang dia contek ternyata adalah resep cap jay (nyontek ae pancet salah...).

Saya tidak faham apakah, ini merupakan ke jeniusan dari adik ipar saya yang terpendam ataukah salah satu fenomena alam lagi, atau adik ipar saya tersubut mempunyai ilmu magic yang sangat tinggi tinggi sekali...kiri kanan kulihat saja banyak pohon cemara..lala.

Coba anda bayangkan, memasak tumis saus tiram dengan mengikuti resep cap jay yang hasilnya menjadi sayur asem. Wwaaaahhh... saya salut sekali, bahkan Dedi Corbuzier atau malah David Copperfield pun belum tentu mampu menandingi ilmu dari adik ipar saya itu.

Kalo adik ipar saya itu ikutan kuis “the Master” yang di tipi-tipi, saya yakin 108.675238872% bahwa dia akan menang.

Mistery tetap berlanjut..

Percakapan yang terjadi antara aku mbek adik ipar saya tentang "MISTERY MASAKAN WIDA"
Wida

hahaha

mas aku lak masak tumis saos tiram tah

trus dimakan ama adekmu

jarene

"enak mom, koyok sayur asem"

ck ck ck ck

"koyok sayur asem tapi kurang asem sitik mom"

15:49Adi

WAHAHAHAHAHAHAHAAHAHA

15:49Wida

wih wih wih

kejam

15:49Adi

WAHAHAHAHAHAHAHA

15:49Wida

"wenak mom tapi mom, asem sitik maneh wis enak iki"

wih wih wih

haduuhhh

itu loh tumis saos tirammm

mana ada asem2nya coba?

15:50Adi

d terus terus no..hahaha..

15:50Wida

:(

dengan percakapan tersebut diatas sebagai bukti, saya menjadi semakin yakin bahwa terkadang ada hal-hal yang d dunia ini yang tidak dapat di capai oleh akal pikiran manusia, yang kita bisa lakukan hanyalah pasrah dan nerimo kenyataan atau takdir yang d tetapkan kepada kita. seperti contoh di atas, walaupun adik ipar saya, Wida, berusaha dengan segenap tenaga untuk memasak tumis saos tiram, takdir mengatakan lain, suaminya, yang dalam hal ini kebetulan adik saya, bagas, mengira bahwa sang istri memasak sayur asem. dari situ kita bisa mengobservasi, bahwa "tumis saos tiram" mungkin saja berubah menjadi "sayur asem yang kurang asem", jika takdir menghendaki demikian. Dan sang suami, adik saya, bagas, harus bisa pasrah dan menerima takdir tersebut, kalo enggak, bakalan gak d masakain lagi...heheh

Apakah perlu di bentuk TPFMMW (Tim Penyelidik Fenomena Masakan Mbak Wida) yang baru untuk menyelidiki fenomena ini....kita lihat saja nanti...

Sunday, June 28, 2009

Comical Love

I would paint the earth in red

And paint the moon in blue

Just trying to make them match

Match with your brand new shoes

I would re arrange the stars

And write your name

They sure are pretty as they are

But they might not be the same


I would take you to fly

Flying high to the sky

Don’t be afraid and don’t be shy

the miracle is in your eyes

It might be sound comical,

the feeling inside is natural

It’s real, and it’s not artificial

And it’s not only superficial


I will carve you a mountain

then shape it like a heart

I’ll add it with a fountain

And that’s not even the hardest part

Holding this feeling inside

Every day, every night, oh yes it’s hard

I tried to run and I tried to hide

But the more I hold the more it tearing me apart


By Adisur 290509

Sunday, May 31, 2009

You always one laughter away from the tears

When sadness come to suck you in

When the sorrow tried to trap you in

You always smile and never give in

You always one laughter away from the tears

 

When you fall and you hurt your knees

When the blood pouring down your tees

You just laugh and laugh like sea breeze

 You always one laughter away from the tears

 

When you feel everyone just turn around

And you think that they all left you behind

You always strong with your conscious mind

You always one laughter away from the tears

 

Please don’t wipe away your face of smile

Let it shine through a thousand miles

Even with all the sadness you compile

You always one laughter away from the tears

 

By Adisur 270509

Monday, May 25, 2009

Black, Dark, and Empty

Second by second, and minute by minute

Days turn to weeks and months turn to eternity

Will this ever stop, the never ending pursuit?

To find the answer and fulfil my curiosity


I’m like a fish swimming in the empty ocean

With nowhere to go and no one to know

Just swimming around without emotion

Going deeper and deeper in the water below


Emptiness is my family, darkness is my friend,

The colour of my heart is black as starless sky

This long road I walk seem without end

When will all this finish, will it finish before I die


Give me light, oh my mighty God

Show me the way to find the answer

Before my heart pumping of no more blood

I beg you; I bend my knee and put my head lower


By AdiSur 25052009

Thursday, May 21, 2009

Pengingat 2

Sekali lagi aku di kejutkan oleh berita kematian. Memang ke duanya bukan dari orang yang aku kenal, tapi aku gak perlu mengenal mereka untuk ikut merasa duka. Tidak sedih, tidak bahagia, hanya duka.
Bait dari salah satu lagu iwan fals sangat cocok untuk situasi seperti ini:

"Relakan yang terjadi, takkan kembali
ya sudah milik-Nya, bukan milik kita lagi
pasrah pada ilahi, hanya itu yang kita bisa
ambil hikmahnya, ambil indahnya"

kita hanya bisa mengenang, mengingat dan gak boleh terbawa arus kesedihan yang berlebihan. Seorang kawan mengatakan kalau itu mudah di ucapkan tapi sangat sulit di lakukan. Dan itu memang benar, sangat mudah untuk di ucapkan oleh aku, dan sangat sulit untuk di lakukan oleh pihak yang di tinggal. Belum tentu aku sendiri akan kuat, tabah dan ikhlas kalau datang waktuku.
Satu lagi tulisan dari saya, untuk siapa saja yang merasa kehilangan.

"Jiwa datang dan pergi, di tinggal dan meninggalkan

Hanya ke ikhlasan yang membentengi rumah hati yang tengah rapuh

Serahkan semua kepada Ilahi, Sang Pencipta dan Sang Pencabut

Hanya kepada-Nya-lah jiwa akan kembali."


Semoga yang ditinggal, mendapat keikhlasan dan ketenangan, dan yang meninggalkan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya.... Amin

Visitors Counter

free counters