Saturday, September 19, 2009

Tentang kalimat "Minal Aidzin wal fa Idzin".

Lebaran telah datang, hari kemenangan telah d raih. Seluruh umat muslim d dunia berbondong2 pergi ke masjid, lapangan bola, lapangan parkir atau bahkan depan kantor2 untuk menunaikan sholat Eid.(kecuali yang stuck d kerjaannya/ketiduran/halangan2 yang lain).
Di Indonesia, semua (hampir semua), berlomba2 mengucapkan “Minal Aidzin wal fa idzin, mohon maaf lahir batin”. Saling bersalam2an, sungkem, senyum satu dengan yang lainnya. Hari ini seperti semua berjalan dengan sempurna, seperti tidak akan ada lagi penderitaan d dunia ini...Aminnnn I hope it’s last forever.
Tapi banyak dari kita yang kurang mengerti arti “Minal Aidzin wal fa idzin”. Saya sendiri selama ini... mengira bahwa “minal Aidzin walfa idzin” berarti “mohon maaf lahir dan bathin” dan biasa d sebutkan pada hari raya Idul Fitri d seluruh dunia. Ternyata, “Minal Aidzin wal fa idzin” hanya d kenal d Indonesia saja, maksudnya hanya biasa d ucapkan pada hari raya d Indonesia saja. Bahkan d Negara asal bahasa tersebut, Arab, “Minal Aidzin wal fa idzin” bukan hal yang ladzim d ucapkan pada hari raya. Dan budaya bermaaf-maafan juga hanya di lakukan oleh orang2 Indonesia saja, mungkin Malaysia juga sih. Tapi d Arab, tidak ada budaya bermaaf-maafan tersebut.
Jadi Apasih kata-kata “Minal Aidzin wal fa idzin” itu sebenarnya. Arti kalimat “Minal Aidzin wal fa idzin” adalah insya Allah ”Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali dan termasuk orang yang menang”. Kalimat ini biasanya, insya Allah, di ucapkan oleh nabi Muhammad SAW, saat menyambut para sahabatnya saat pulang dari perang. Tidak ada dalam sejarah, kalau kalimat “Minal Aidzin wal fa idzin” ini d ucapkan saat Idul Fitri.
Kalimat yang biasa d ucapakan oleh nabi Muhammad SAW. Saat idul Fitri, Insya Allah adalah “Taqabbalallahu minnaa wa minkum” yang Insya Allah artinya “Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian”.
Tapi menurut saya, bukan berarti mengucapkan “Minal Aidzin wal fa idzin” adalah hal yang salah, dan bermaaf2an adalah hal yang salah. Bagi saya itu merupakan salah bukti begitu kayanya budaya Indonesia, begitu islaminya orang Indonesia, sebab d Isalam kita di ajarkan untuk Ikhlas dan saling memafkan.
So..teman2, friends, and family. Dengan ini saya mengucapkan:
Selamat Hari Raya Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri
Taqobbalallahu minna wa minkum shiyamana washiyamakum
Ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal fa’izin
Dan juga
Mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan saya baik yang d sengaja maupun yang tidak saya sengaja serta mohon ke ikhlasannya.

Saturday, September 12, 2009

Poliandri dan Poligami dan hubungannya dengan es Teh....

filosofi "Minuman dan Gelas" untuk Poliandri dan Poligami.
Permisalan:
Laki-laki kita misalkan "minuman" (gak peduli es teh, es campur, atau es dawet pokoknya minuman)
Perempuan kita misalkan "wadah" nya (bisa gelas, botol, mangkok, piring, plastik dll)
Laki-laki dan perempuan tidak bisa di pisahkan seperti "minuman" dan "wadah" nya. bisa seh minum es teh pakek tangan tapi gak umum, es campur d wadahi tangan jadinya malah korat-karit.
Apa hubungan pernyataan di atas dengan Poliandri dan Poligami? mari kita ulas:

Poliandri, perempuannya satu, trus lakinya lebih dari satu,
nah, itu sama saja dengan gini. Es teh itu enak, es campur itu enak, kopi susu juga enak, tapi kalo semua di campurkan ke dalam 1 gelas ("wadah"), rasane yo dadi gak karu-karuan. orang yg ngerasain jadi bingung, "iki muntahane sopo?" mungkin gitu mikirnya,

lain halnya dengan Poligami.
Poligami, lakinya satu ceweknya lebih dari satu.
es teh, gak peduli di "wada" i dengan gelas, atau botol, atau mangkok, atau piring, yang namanya es teh ya tetep aja es teh. Gak peduli kemasannya, kalo isinya es teh, begitu orang minum, pasti mikir,"hmm... eessss teehhhh...".

Jadi Poligami lebih mengasilkan sesuatu yang tidak membingungkan ketimbang Poliandri.
hehehehehehehehehe

Friday, August 21, 2009

Bukan kandang kambing

Kejadian ini terjadi waktu mahasiswa mau akan menjadikan suatu kegiatan yang menyebabkan terjadinya suatu kebutuhan untuk menyewa tenda tentara. Nama semua tokoh dan universitas demi terjadinya suatu keamanan maka saya jadikan kesamaran.
para mahasiswa dengan mobil kijang sport warna merah meluncur dari kampus menuju markas angkatan *tiiiit(sensor)* untuk menyewa tenda tentara, sesampainya di pintu gerbang pangkalan angkatan *tiiiit(sensor)*:
Mahasiswa 1: (membuka kaca jendela) Selamat pagi pak.
Pejaga 1: Pagi, ada keperluan apa dik?
Mahasiswa 1: kami dari *tiiiiiiiiiit(sensor)* mau menyewa tenda pak untuk acara orientasi.
Penjaga 1: (sambil melongok ke dalam mobil)...(MARAH) KALIAN INI MAHASISWA DATANG KE MARKAS ANGKATAN *tiiiit(sensor lagi)*. KOK PAKEK SANDAL. KALIAN KIRA INI KANDANG KAMBING?
Mahasiswa 6: (dari bangku paling blakang) Lho bukan toh.. berarti kita salah alamat.....
Setelah kena damprat habis2an para mahasiswa pun pulang dengan tangan hampa.
Moral dari cerita di atas, bahwa markas tentara bukanlah kandang kambing, jadi jangan kesana pake sandal....maaf pak tentara, bukan maksud hati menghina/melecehkan bapak, cuman pake sandal memang lebih nyantai..

Monday, August 17, 2009

Misteri, fenomena, ataukah Magic...who knows, no one knows...

Sebenarnya ini adalah suatu kelanjutan dari percakapan saya denga adik ipar saya yang sangat misterius itu. Yang dia sangkakan memasak tumis saus tiram, resep yang dia contek ternyata adalah resep cap jay (nyontek ae pancet salah...).

Saya tidak faham apakah, ini merupakan ke jeniusan dari adik ipar saya yang terpendam ataukah salah satu fenomena alam lagi, atau adik ipar saya tersubut mempunyai ilmu magic yang sangat tinggi tinggi sekali...kiri kanan kulihat saja banyak pohon cemara..lala.

Coba anda bayangkan, memasak tumis saus tiram dengan mengikuti resep cap jay yang hasilnya menjadi sayur asem. Wwaaaahhh... saya salut sekali, bahkan Dedi Corbuzier atau malah David Copperfield pun belum tentu mampu menandingi ilmu dari adik ipar saya itu.

Kalo adik ipar saya itu ikutan kuis “the Master” yang di tipi-tipi, saya yakin 108.675238872% bahwa dia akan menang.

Mistery tetap berlanjut..

Percakapan yang terjadi antara aku mbek adik ipar saya tentang "MISTERY MASAKAN WIDA"
Wida

hahaha

mas aku lak masak tumis saos tiram tah

trus dimakan ama adekmu

jarene

"enak mom, koyok sayur asem"

ck ck ck ck

"koyok sayur asem tapi kurang asem sitik mom"

15:49Adi

WAHAHAHAHAHAHAHAAHAHA

15:49Wida

wih wih wih

kejam

15:49Adi

WAHAHAHAHAHAHAHA

15:49Wida

"wenak mom tapi mom, asem sitik maneh wis enak iki"

wih wih wih

haduuhhh

itu loh tumis saos tirammm

mana ada asem2nya coba?

15:50Adi

d terus terus no..hahaha..

15:50Wida

:(

dengan percakapan tersebut diatas sebagai bukti, saya menjadi semakin yakin bahwa terkadang ada hal-hal yang d dunia ini yang tidak dapat di capai oleh akal pikiran manusia, yang kita bisa lakukan hanyalah pasrah dan nerimo kenyataan atau takdir yang d tetapkan kepada kita. seperti contoh di atas, walaupun adik ipar saya, Wida, berusaha dengan segenap tenaga untuk memasak tumis saos tiram, takdir mengatakan lain, suaminya, yang dalam hal ini kebetulan adik saya, bagas, mengira bahwa sang istri memasak sayur asem. dari situ kita bisa mengobservasi, bahwa "tumis saos tiram" mungkin saja berubah menjadi "sayur asem yang kurang asem", jika takdir menghendaki demikian. Dan sang suami, adik saya, bagas, harus bisa pasrah dan menerima takdir tersebut, kalo enggak, bakalan gak d masakain lagi...heheh

Apakah perlu di bentuk TPFMMW (Tim Penyelidik Fenomena Masakan Mbak Wida) yang baru untuk menyelidiki fenomena ini....kita lihat saja nanti...

Sunday, June 28, 2009

Comical Love

I would paint the earth in red

And paint the moon in blue

Just trying to make them match

Match with your brand new shoes

I would re arrange the stars

And write your name

They sure are pretty as they are

But they might not be the same


I would take you to fly

Flying high to the sky

Don’t be afraid and don’t be shy

the miracle is in your eyes

It might be sound comical,

the feeling inside is natural

It’s real, and it’s not artificial

And it’s not only superficial


I will carve you a mountain

then shape it like a heart

I’ll add it with a fountain

And that’s not even the hardest part

Holding this feeling inside

Every day, every night, oh yes it’s hard

I tried to run and I tried to hide

But the more I hold the more it tearing me apart


By Adisur 290509

Sunday, May 31, 2009

You always one laughter away from the tears

When sadness come to suck you in

When the sorrow tried to trap you in

You always smile and never give in

You always one laughter away from the tears

 

When you fall and you hurt your knees

When the blood pouring down your tees

You just laugh and laugh like sea breeze

 You always one laughter away from the tears

 

When you feel everyone just turn around

And you think that they all left you behind

You always strong with your conscious mind

You always one laughter away from the tears

 

Please don’t wipe away your face of smile

Let it shine through a thousand miles

Even with all the sadness you compile

You always one laughter away from the tears

 

By Adisur 270509

Visitors Counter

free counters